Riyadhus Shalihin Bab 1

April 14, 2010 citrafadila

Riyadhus Shalihin alias Taman Orang-orang Saleh Karangan Imam Al Nawawi ini memuat kajian-kajian hukum islam dalam bahasa yang sederhana dan mudah dicerna oleh siapa saja. Anda tidak harus menjadi sarjana agama islam untuk dapat mengerti kajian2 dalam buku ini. Buku ini memuat kumpulan-kumpulan hadis Rasulullah SAW yang membahas segala aspek kehidupan.

Bab pertama dalam buku ini membahas tentang Keikhlasan yang harus ada dalam setiap langkah kita.

Yang akan saya tulis disini bukanlah isi dari Riyadhus Shalihin itu melainkan ringkasan dan juga pendapat saya mengenai bab ini. jadi lebih merupakan resensi yang saya tulis dengan bahasa saya sendiri.

Menurut saya, Keikhlasan itu tidak dapat kita rasakan, karena apabila seseorang masih merasakan keikhlasan dalam perbuatannya, itu berarti dia masih belum ikhlas. Begitu juga dengan orang yang takut berbuat riya, dia tidak lebih baik daripada orang yang berbuat riya sebenarnya.

keikhlasan itu letaknya jauh di dalam hati. hanya hati kecil kita yang bisa merasakannya.

semua perbuatan dilakukan tergantung kepada niatnya. apakah seseorang yang pergi berperang benar2 demi memperjuangkan agama islam atau demi menikahi wanita yang diimpikannya semuanya tergantung niat dan dia akan diberi pahala sesuai dengan niatnya tersebut.

seseorang yang saat shalat sendiri sangat mempercepat shalatnya (tidak lebih dr 1 menit) kemudian saat berada di depan banyak orang dia shalat sangat lama dengan maksud riya di hadapan manusia, dia hanya menerima pahala sesuai yang dia niatkan.

seseorang yang berpuasa dengan menahan lapar dan dahaga demi mendapat pujian orang lain tidak akan mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga tadi.

seseorang yang naik haji demi gengsi dan prestise juga tidak akan dapat pahala apa-apa.

seseorang yang berzakat demi pandangan hormat masyarakat tidak akan mendapatkan berkah dari sedekahnya itu.

pendek kata, keikhlasan sangat penting untuk kita tanamkan dalam setiap perbuatan kita agar setiap hal yang kita yakini dapat berpahala.

ikhlas dan riya sangat berkaitan…

seseorang yang benar2 ikhlas tidak mungkin bersikap riya, sebaliknya orang yang riya berarti dia tidak ikhlas.

ketahuilah, setiap orang yg melakukan amal perbuatan dengan riya demi pujian di mata manusia, kelak di hari kiamat, semua amal perbuatannya yang riya itu tidak akan mampu menolongnya, melainkan semuanya akan dilemparkan tepat di depan mukanya dalam wujud kain-kain buruk rombengan. Naudzubillah…..

Akhir kata, kita harus selalu berupaya menumbuhkan keikhlasan kita dalam melakukan suatu kebaikan dan selalu memohon perlindungan dari Allah SWT agar dijauhi dari perbuatan riya…..

Wabillahitaufiq…Assalamualaikum Wr. Wb

Iklan

Entry Filed under: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Latest Posts

Archives

Kategori

Tugas CALL Uncategorized

Tag Here

Find Here

Chitorey’s Calendar

April 2010
S S R K J S M
    Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Category

Latest Comment

murcha di How to Use Skype in the ESL/EF…
Mr WordPress di Hello world!

Log In Here

Blog Stats

Blogroll

Tweets

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

 
%d blogger menyukai ini: